Belum ada jadwal kajian mendatang. Silakan cek kembali saat jadwal terbaru sudah tersedia.
Masjid Tegalsari dibangun pada 1742. Pendirian masjid itu diprakarsai oleh Kiai Ageng Muhammad Basyari. Kata '' Basyari '' kemudian lebih dikenal dengan Besari. Ia merupakan ulama yang menyebarkan islam pertama di Bumi Reog kala itu. Jika masuk ke dalam masjid, akan tampak 36 tiang kokoh dari kayu jati tanpa paku. Semua kayu jati dikuatkan dengan pasak kayu. Ada tiga bangunan yang berimpitan. Bangunan masjid dengan atap tajug tumpang tiga di sebelah barat. Ada 4 saka, 12 sakarawa, dan 24 saka pinggir penyangga atap tajug yang dipasang dengan sistem ceblokan. Genteng yang ada sampai saat ini dari bahan kayu jati. Oleh karena itu saat ini dibeberapa daerah dibagian timur Jawa Timur masjid Jami' Tegalsari dikenal dengan masjid Kayu.