Belum ada jadwal kajian mendatang. Silakan cek kembali saat jadwal terbaru sudah tersedia.
Awalnya, Masjid Tokyo dibangun oleh orang Turki keturunan Bashkir dan Tatar yang melarikan diri ke Jepang setelah Revolusi Oktober. Pembangunannya berada di bawah pengarahan Abdurreshid Ibrahim, Imam pertama dari masjid tersebut, dan Abdülhay Kurban Ali. Masjid Tokyo akhirnya berdiri pada tahun 1938. Masjid Tokyo sempat dirobohkan pada tahun 1986 karena konstruksi bangunan masjid telah mengalami kerusakan yang berat. Pembangunan kembali Masjid Tokyo diprakarsai oleh pemerintah Turki melalui Kementerian Agama Turki. Pada tahun 1998, pembangunan Masjid Tokyo diinisiasi Tokyo Camii Foundation dan selesai pada tahun 2000. Masjid ini dibuka kembali pada tanggal 30 Juni 2000. Pembangunan Masjid Tokyo baru menghabiskan dana sekitar 1,5 juta Yen. Penamaan 'Camii' pada nama masjid berasal dari bahasa Turki turunan bahasa Arab, yang memiliki arti tempat orang berkumpul untuk salat Jumat.