Masjid Al Hakim dimulai dari niat baik seorang pengusaha dari tanah minang untuk membangun Masjid di Tepi Pantai, agar tempat tersebut yang awal mulanya merupakan lahan permainan anak, dipenuhi tenda-tendapedagang kaki lima (PKL) dan digunakan untuk hal yang kurang baik menjadi lahan yang lebih bermafaat untuk Masyarakat. Masjid ini mulai dibangun pada awal tahun 2017. Didesain 1 lantai pada awalnya oleh Rio Widya Pratama. Kemudian didesain ulang seperti bentuk sekarang oleh Ir. Suhaimi Harmia dari Padang. Adapun desain interior masjid dirancang oleh Ir. Novem Kolopaking dari Jakarta. Masjid yang sering disebut miniatur Taj Mahal ini seluruh biaya pembangunannya berasal dari seorang pewakif, sementara lahannya disediakan oleh Pemerintah Kota Pada ng yang dilakukan penataan ulang Pantai Padang sejak tahun 2014. Dengan pertolongan allah melalui pendekatan yang dilakukan pemerintah setempat, PKL bersedia direlokasi ke tempat baru sehingga pembangunan masjid dapat dikerjakan. Dimulai dari awal 2017, Masjid Al Hakim beroperasi perdana pada 04 September 2020 dengan terbatas karena dalam masa covid.